Pasang Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar Langsung Tayang
Sitis Poker, Domino99, DominoQQ, Dewa Poker I Asetkartu.com

Gejala Disfungsi Ereksi dan Ereksi Pagi Hari

23 Juli 2018 11:40 | dibaca 11 kali

Gejala Disfungsi Ereksi dan Ereksi Pagi Hari. Pada waktu pagi hari atau subuh dan sewaktu hendak buang air kecil di malam hari atau di waktu tidur, para pria biasa terbangun dengan penis dalam keadaan ereksi. Keadaan ini disebut ereksi malam (naturnal erection) atau ereksi pagi (morning erection). Ereksi pagi terjadi sejak bayi.

Menurut beberapa peneliti, ketika bayi masih berada dalam kandungan pun penisnya sudah mengalami ereksi di pagi hari. Pada umumnya, ereksi pagi ini dialami ketika hendak bangun pagi dan akan buang air kecil. Sampai sekarang, mekanisme terjadinya ereksi pagi ini masih belum diteliti secara ilmiah.

Sebagian peneliti mengatakan bahwa ereksi pagi timbul karena adanya tekanan air seni ke pembuluh darah balik (vena) sehingga darah di penis sulit kembali ke badan. Sebagian lagi mengatakan bahwa pada waktu pagi, kadar hormon testosteron akan meningkat dan peningkatan hormon inilah yang menyebabkan ereksi.

Terkadang, pria akan mengalami mimpi erotis yang dibarengi dengan ereksi penis. Pria biasanya bermimpi tengah melakukan kontak seksual yang singkat sehingga terjadi ejakulasi. Jadi, menurut teori, pada waktu pagi konsentrasi testosteron akan mencapai puncaknya sehingga pria akan mudah terjadi mimpi erotis dan ereksi pagi. Sesudah buang air kecil, ereksi penis umumnya akan menurun sedikit demi sedikit dengan sendirinya. Pada pria muda, ereksi pagi cukup sering terjadi. Sebagian pria bahkan mengatakan mereka mengalami ereksi hampir setiap pagi. Ada juga yang mengatakan ereksi pagi terjadi sekitar 1 kali dalam 2 hari. Kualitas ereksi penis biasanya bervariasi, ada yang hanya membesar dan ada juga yang sampai bisa kaku.

Pada pria yang sudah menikah, kadang-kadang ereksi itu tetap dipertahankan, bahkan ada yang meneruskannya dengan melakukan percumbuan suami istri. Bila istri menyambut, percumbuan itu pun bisa diteruskan ke hubungan seksual. Tetapi, ada juga sebagian istri yang tidak suka melakukan koitus pagi hari. Pada waktu-waktu ini, wanita sering kali merasa tidak tenang karena perhatiannya tertuju pada berbagai persiapan dan aktivitas pagi, terutama untuk mengurus anak yang hendak pergi ke sekolah.

Pada pria yang telah mengalami disfungsi ereksi, ereksi di pagi hari masih bisa terjadi tapi frekuensinya semakin jarang. Makin berat keadaan disfungsi ereksi yang dialami, ereksi pagi juga akan semakin berkurang bahkan bisa hilang sama sekali. Jika dulunya ia biasa mengalami ereksi pagi, paling tidak 1 kali dalam 2 hari atau 1 kali dalam 3 hari, belakangan ini ereksi itu tidak terjadi lagi. Sejalan dengan itu, kualitas ereksi pada saat koitus pun juga semakin menurun sehingga koitus tidak bisa berlangsung atau tidak bisa dilakukan dengan memuaskan.

Bila frekuensi ereksi pagi menurun dan kualitas ereksi saat koitus melemah sehingga menyebabkan gagalnya proses hubungan seksual, maka biasanya akan timbul perasaan khawatir atau timbul pertanyaan, Ada apa dengan kemampuan seks saya?, Apakah penyakit ini masih bisa disembuhkan?, Bagaimana nanti istri saya?, dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang sejenis. Ketakutan yang berlarut-larut ini secara tidak langsung malah akan semakin menurunkan kualitas ereksi sehingga penis sama sekali tidak bisa ereksi lagi. Jangankan mengeras, membesar pun tidak mau. Penis akan berkerut dan terus lembek. Inilah yang disebut impotensi.

Baca juga: Obat Pembesar Penis Permanen Alami Paling Ampuh
Dikirim oleh: pria, jakarta, 08158337730 | Kunjungi Website
Terdapat pada: Kesehatan, obat pembesar penis permanen alami paling ampuh